RSS Feed
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

tinju

kelas berat

selengkapnya...

Wed, 12 May 2010 @13:44

manajemen pemasaran jasa

Silahkan kopi paste topik-topik yang anda perlukan. "Gratis Bro...!!!"



Kata kunci: Pengertian Pemasaran, Pengertian Jasa, Pemasaran Jasa, Promosi, Periklanan dan Tujuan Periklanan, Promosi Penjualan, Publisitas

2.1 Landasan Teori
2.1.1 Pengertian Pemasaran
Pemasaran adalah salah satu dari kegiatan pokok yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya mempertahankan kelangsungan hidupnya, berkembang, dan mendapat laba. Berhasil tidaknya dalam mencapai tujuan bisnis tergantung pada tingkat keahlian di bidang pemasaran, produksi, keuangan maupun bidang lainnya, selain itu tergantung pula pada kemampuan untuk mengkombinasikan fungsi-fungsi tersebut agar perusahaan dapat berjalan dengan lancar.
Berikut ini akan dikemukakan beberapa pengertian pemasaran menurut para ahli. Ini dimaksudkan agar dalam pembahasan selanjutnya tidak terjadi kesalah pahaman mengenai pemasaran, yaitu:
Philip Kottler (1983:36), mengemukakan bahwa "Pemasaran adalah suatu kegiatan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan kegiatan manusia melalui proses pertukaran". Dengan demikian pemasaran merupakan seperangkat alat yang dapat digunakan pemasar untuk membentuk karakteristik barang/jasa. Drs. Soehardi sigit (1985:5) mengemukakan "Pemasaran adalah semua kegiatan yang diperlukan untuk mengakibatkan terjadinya perpindahan milik dari barang dan jasa unluk menyelenggarakan distribusi fisik", tujuan pemasaran adalah unluk mendapatkan penawaran yang ditujukan melalui pemuasan pelanggan. Sementara Drs. Basu Swastha DH (1979:6) menyatakan bahwa "Pemasaran adalah semua usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual".
Dari berbagai pendapat para ahli tersebut di atas, temyata ada perbedaan sudut pandang terhadap konsep tersebut. Namun pada prinsipnya semua itu sama sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pemasaran adalah semua kegiatan yang diarahkan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen kekonsumen agar terciptanya permintaan.

1.1.2 Pengertian Jasa
Jasa (service) adalah aktivitas atau manfaat yang ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya tanpa wujud dan tidak menghasilkan kepemilikan apapun. Produksinya mungkin terikat atau tidak pada produk fisik, aktivitasnya seperti menyewakan kamar hotel.
Jadi perusahaan jasa yang berhasil memfokuskan perhatiannya pada karyawan dan pelanggan mereka memahami rantai pelayanan laba, yang menghubungkan laba perusahaan jasa dengan kepuasan karyawan dan pelanggan.
Rantai ini terdiri dari lima rantai:
a. Layanan yang sehat mendatangkan laba dan pertumbuhan yang baik
b. Pelanggan yang puas dan loyal
c. Karyawan jasa yang puas dan produktif
d. Nilai pelayanan lebih besar
e. Mutu pelayanan internal

2.1.3 Pemasaran Jasa
Salah satu kecendrungan utama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir adalah pertumbuhan dramatis bisnis di bidang jasa. Bidang jasa bahkan tumbuh lebih cepat di dunia ekonomi, yang memberikan kontribusi sampai seperempat nilai dari seluruh perdagangan internasional. Bidang jasa menguasai hampir 30% dari seluruh impor di Indonesia, akibatnya terjadi defisit perdagangan yang cukup besar untuk jasa, versus surplus besar untuk barang.
Pekerjaan di bidang jasa mencakup industri jasa hotel, perusahaan penerbangan, bank, telekomumkasi dan lam-lain juga industri produk seperti pengacara perusahaan, staf kesehatan, dan pelatih penjualan. Hal ini pada gilirannya, menyebabkan semakin tinggi minat dalam masalah pemasaran jasa.

2.1.4 Promosi
Kegiatan promosi dewasa ini dirasakan semakin penting dan dibutuhkan. Hal ini terjadi karena adanya jarak antara produsen dan konsumen yang bertambah jauh dan jumlah pelanggan potensial yang bertambah banyak serta adanya perantara. Dengan adanya perantara ini maka perusahaan tidak lagi untuk berkomunikasi dengan konsumen.
Menurut Drs. Basu Swastha SH dan Irawan (1993), promosi dipandang sebagai arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dan pemasaran.
Dari definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa betapapun bermanfaat suatu produk akan tetapi jika tidak dikenal konsumen, maka produk tersebut tidak akan dibeli, oleh karena itu perusahaan harus berusaha menciptakan permintaan atau produk itu dan kemudian dipelihara dan dikembangkan.
Beberapa pendapat para ahli mengemukakan tujuan promosi, yaitu: menurut Drs. Rustam Effendi (1982:235):
1. Menarik pembeli baru
2. Memperluas aktivitas ke pasar-pasar
3. Mengusahakan timbulnya kebutuhan akan barang-barang baru
4. Memberikan dorongan kepada makelar
5. Mengusahakan dibelinya benda-benda yang kurang laku
6. Mengusahakan adanya dorongan kepada makelar
7. Mengusahakan timbulnya Good Will
8. Menempuh Patronage Motives
Menurut Drs. Basu Swastha DH dan Irawan (1986:341);
1. Modifikasi tingkah laku
2. Memberitahukan
3. Membujuk

2.1.5 Periklanan dan Tujuan Periklanan
a. Periklanan
Kita mendefinisikan periklanan sebagai bentuk presentasi bukan perorangan dan promosi gagasan, barang atau jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu. Iklan menggambarkan untuk mempromosikan barang-barang atau jasa dengan cara yang berbeda. Di perusahaan kecil, periklanan mungkin ditangani oleh seseorang dalam departemen penjualan. Perusahaan besar mendirikan departemen periklanan yang tugasnya menetapkan anggaran periklanan lewat pos, penempatan produk ditempat agen dan periklanan lain yang tidak dilakukan oleh agen. Kebanyakan perusahaan besar menggunakan agen periklanan dari luar karena mereka menawarkan beberapa kelebihan.
b. Tujuan Periklanan
Langkah pertama dalam mengembangkan program periklanan adalah menetapkan sasaran periklanan. Tujuan ini harus didasarkan pada keputusan dimasa lampau mengenai pasar sasaran, pemposisian, dan bauran pemasaran. Strategi pemosisian dan bauran pemasaran menetapkan tugas yang harus dilakukan periklanan daiam program pemasaran total. Tujuan dari periklanan adalah sebagai berikut:
1. Menginformasikan, adalah iklan yang dipakai untuk menginformasikan kepada konsumen mengenai produk atau kelebihan baru dan untuk memupuk permintaan primer.
2. Membujuk, adalah iklan yang dipakai untuk memupuk permintaan selektif
dari suatu merek dengan membujuk konsumen bahwa mereka itu menawarkan
mutu terbaik untuk permintaan yang mereka pilih.
3. Mengingatkan, adalah iklan yang dipakai untuk membuat konsumen terus
memikirkan suatu produk.
2.1.6 Promosi Penjualan (Sales Promotion)
Promosi Penjualan adalah rangsangan jangka pendek untuk merangsang pembelian atau penjualan suatu produk atau jasa. Menurut Sofyan Assauri (1999:255) Promosi Penjualan adalah: "Kegiatan-kegiatan di luar penjualan perseorangan, periklanan, dan publisitas yang menstimulasi pembelian oleh konsumen dan keefektifan dealer, misalnya pameran, pertunjukan, demontrasi serta berbagai kegiatan penjualan luar biasa yang bukan kerja rutin biasa.
Promosi Penjualan ini dalam banyak hal dapat membantu produsen, di antaranya di dalam hal:
1. Memperkenalkan produk baru.
2. Menambah pemakaian atau persediaan para penyalur dan dealer atau pedagang besar (distributor).
3. Menarik pelanggan baru.
4. Menanggulangi kegiatan para pesaing.
5. Meringankan akibat penurunan penjuaian, karena pengaruh musim.
6. Membantu untuk mermgankan tugas bicara berupa "sales talk" dari pramuniaga perusahaan.
Aktivitas Promosi Penjualan dapat dikelompokan dalam tiga golongan, berdasarkan objek yang dituju, yaitu:
1. Promosi Konsumen yaitu Promosi Penjualan yang ditujukan untuk konsumen
akhir, misalnya dengan pemberian kupon berhadiah, pemberian sampel produk, jaminan uang kembali bila produk mengecewakan sesudah di pakai dan demonstrasi atau pertunjukan yang memperlihatkan kegunaan serta keunggulan produk tersebut.
2. Promosi Perdagangan, yaitu promosi penjualan yang ditujukan kepada pedagang perantara atau badan-badan tertentu, misalnya dengan pemberian barang sebagai hadiah, potongan harga atas pembelian pada waktu tertentu dan dalam jumlah tertentu.
3. Promosi Tenaga Penjual yaitu promosi penjualan yang ditujukan kepada
pramuniaga dari perusahaan, misalnya pemberian bonus sebagai tambahan gaji karena prestasi yang dibuat di atas standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan, dan "Recognition Program", yaitu pemberian penghargaan kepada pegawai, sehingga ia dikenal di dalam lingkungan perusahaan.

2.1.7 Tujuan Promosi Penjualan Secara Luas
Tujuan penggunaan Promosi Penjualan secara luas adalah:
1. Meningkatkan tmdakan pcmbelian yang dilakukan oleh konsumen akhir.
2. Meningkatkan usaha dan intensitas penjualan para reseller dan para penjual.

2.1.8 Promosi Penjualan dalam Bidang Jasa
Promosi Penjualan dalam bidang jasa adalah untuk meningkatkan penjualan yang dilakukan dengan menyajikan kebutuhan konsumen dan memberikan kepuasan tersendiri dari para pemakai jasa.

2.1.9 Publisitas (Publicity)
Publisitas adalah suatu stimulasi non-personal terhadap permintaan suatu produk, jasa atau unit dagang dengan menyebarkan berita-berita komersial yang penting mengenai kebutuhan akan produk tertentu di suatu media yang disebarluaskan di radio, televisi atau panggung yang tidak dibayar oleh pihak sponsor.
Publisitas merupakan suatu rangsangan yang tidak bersifat pribadi/perorangan dan permintaan untuk barang, jasa atau unit usaha dengan memasang berita yang mempunyai nilai komersial di radio, TV atau panggung, tanpa dibayar oleh perusahaan sponsor atau perusahaan yang mendapatkan keuntungan dari publisitas tersebut.
Kegiatan publisitas ini berbeda dengan ketiga kegiatan promosi lainnya, karena tidak seluruhnya diawasi oleh perusahaan. Semua perusahaan berusaha menciptakan hubungan masyarakat yang baik, sehingga dapat menerima publisitas yang baik. Akan tetapi pengaruh perusahaan terbatas terhadap hubungan masyarakat yang buruk dan publisitas yang jelek yang didapatkannya, sehingga adalah sama pentingnya bagi perusahaan untuk mengurangi publisitas yang jelek dengan menciptakan publisitas yang baik.
Tugas tenaga yang melaksanakan Hubungan Masyarakat (Publisitas) adalah:
1. Pemberitaan Pers, untuk menempatkan penerangan atau informasi yang dianggap
berguna pada media berita dengan maksud untuk menarik perhatian seseorang
akan suatu barang atau jasa.
2. Publisitas Produk, yang mengandung berbagai ragam usaha publikasi melalui
media berita, peralatan dan kejadian lainnya yang berhubungan dengan produk
yang dihasilkan.
3. Komunikasi Perusahaan, yang mencakup komunikasi internal dan eksternal
dengan maksud untuk memberi pemahaman akan kelembagaan perusahaan.
4. Konsultasi, yang merupakan pemberian saran yang bersifat umum terhadap perusahaan, mengenai kejadian yang menyangkut masyarakat dan apa yang dilakukan perusahaan untuk memperbaiki atau meningkatkan posisi dan citranya di mata masvarakat.

2.2 Hipotesis Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah pada latar belakang dan batasan masalah maka diajukan hipotesis yaitu:
1. Diduga bahwa Promosi Penjualan dan Publisitas secara bersama-sama
berpengaruh terhadap pemasaran jasa pada ..........
2. Diduga bahwa Promosi Penjualan berpengaruh dominan terhadap pemasaran
jasa pada ..................

Daftar Pustaka
Algjfari, 1997. Analisis Statistik Untuk Bisnis, edisi pertama, BPFE. Yogyakarta.
Basu Swastha, 2000, Manajemen Pemasaran Modern, Edisi Kedelapan, Liberty, Yogyakarta.
Basu Swastha, 1996, Azas-Azas Marketing, Edisi Ketiga, Liberty, Yogyakarta.
Gujarati,D. (Suwarno Zain ) 1 997. Ekonometrika Dasar, Erlangga, Jakarta.
Iqbal Hasan, 1999. Pokok-Pokok Materi Statistik I/, Cetakan Pertama, Bumi Aksara, Jakarta.
Marwan Asri, 1991, Marketing, Cetakan Kedua, AMP YKPN, Yogyakarta.
Philip K, 1990 dan 1991,.Manajemen Pemasaran Jilid I dan II, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Philip K, 2001, Manajemen Pemasaran , Buku II Penerbit Salemba empat, Jakarta.
Saifuddin A., 1992, Reliabilitas dan Validitas, Edisi Pertama, Sigma Alpha, Yogyakarta.
Winardi 1982, Kamus Ekonomi, Penerbit, Alumni Bandung.

Tue, 11 May 2010 @13:27

just in time


Just In Time

 

Just In Time merupakan suatu filosofi yang berfokus pada upaya untuk menghasilkan produk dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, pada tempat dan waktu yang tepat. Just in Time berarti bahwa, dalam suatu rangkaian proses produksi, suku cadang yang diperlukan untuk perakitan tiba pada ujung lini rakit pada waktu yang diperlukan dan hanya dalam jumlah yang diperlukan. Perusahaan yang menerapkan sistem ini pada seluruh lini produksi dapat mendekati persediaan nol.
Pengembangan kemampuan produksi merupakan hal yang berkesinambungan, akumulasi dari pengembangan yang bertahap selama beberapa waktu dan menciptakan efek pada performance keseluruhan. Sistem produksi tepat waktu (Just in Time Production System ) pada awalnya dikembangkan dan dipromosikan oleh Toyota Motor Corporation di Jepang, sehingga sering disebut juga sebagai sistem produksi Toyota. Tujuan dari sistem produksi Just in Time ini adalah mengurangi ongkos produksi dan meningkatkan produktivitas total industri secara keseluruhan dengan cara menghilangkan pemborosan (waste) secara terus menerus. Tujuan utama yang ingin dicapai dari sistem ini adalah :

 

Tue, 11 May 2010 @13:26

Fokus Prodi Administrasi Bisnis

menguraikan fokus studi dan kurikulum Prodi Ilmu Administrasi Bisnis

selengkapnya...

Tue, 11 May 2010 @13:26

Pengertian bisnis

 

business (also called a companyenterprise or firm) is a legally recognized organization designed to provide goods and/or services to consumers.[1] Businesses are predominant in capitalist economies. Most businesses are privately owned. A business is typically formed to earn profit that will increase the wealthof its owners and grow the business itself. The owners and operators of a business have as one of their main objectives the receipt or generation of a financial return in exchange for work and acceptance of risk. Notable exceptions include cooperative enterprises and state-owned enterprises. Businesses can also be formed not-for-profit or be state-owned.

The etymology of "business" relates to the state of being busy either as an individual or society as a whole, doing commercially viable and profitable work. The term "business" has at least three usages, depending on the scope — the singular usage (above) to mean a particular company or corporation, the generalized usage to refer to a particular market sector, such as "the music business" and compound forms such as agribusiness, or the broadest meaning to include all activity by the community of suppliers of goods and services. However, the exact definition of business, like much else in the philosophy of business, is a matter of debate and complexity of meanings.

 

Tue, 11 May 2010 @13:22

AKUNTANSI MANAJEMEN

CHAPTER 1

selengkapnya...

Tue, 11 May 2010 @13:21

Jupe, Bupati Belah Duren

image

Jupe, Bupati Belah Duren

selengkapnya...

Mon, 10 May 2010 @21:15

Susno Incar Skandal Pajak Rp 250 Triliun

image

Susno Incar Skandal Pajak Rp 250 Triliun

selengkapnya...

Mon, 10 May 2010 @21:09

Sate Kambing Bikin Kuat

image

Sate Kambing Bumbu Kecap

selengkapnya...

Mon, 10 May 2010 @21:04

Processor Intel Atom

image

Processor Intel Atom

selengkapnya...

Mon, 10 May 2010 @21:01

Mengapa Website Begitu Penting ?

Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

 

 

 

 

Dengan Website bisnis anda dapat berjalan 24 jam, bahkan tanpa anda harus hadir ditempat. Jangkauan website yang luas (international coverage) memudahkan anda untuk mengembang kan sayap usaha. Dengan web site anda dapat memajang brosur tanpa harus menempatkan sales person, berarti anda telah menghemat uang.

Dengan website anda dapat meningkatkan pamor dimata kolega bisnis anda, dan masih banyak keuntungan serta keunggulan yang akan anda dapat jika anda memiliki sebuah website profesional untuk bisnis profesional anda.

Banyak pelaku bisnis yang membuat websitenya sendiri, dengan berbagai macam alasan salah satunya mungkin karena anggaran yang terbatas. Perusahaan menyuruh seseorang dari bagian IT untuk membuat web site.


Website juga mencerminkan jati diri usaha anda, karenanya jangan ambil resiko dengan menggarap website sejadinya. Karena bisnis anda taruhannya. Percayakan pada profesional yang bergerak dibidang itu, salah satunya adalah kami


"Jadi tunggu apalagi, kembangkan sayap usaha anda dengan menggunakan website, sukses bersaing di internet".

Tue, 19 May 2009 @19:28

Copyright 2013 warseno All Rights Reserved